Oknum TNI yang Mengamuk di Pekanbaru Menderita Depresi

219716
Published on August 11 ,2017 by efbe83

Komandan Korem 031/WB Brigjen TNI Abdul Karim menjelaskan profil Serda WS, yang sempat mengamuk dan memukuli polisi di Pekanbaru. Ternyata WS depresi sejak berdinas di Papua dan sampai sekarang dirawat jalan.

Category

10 comments

  • Gerobak Jalanan
    Gerobak Jalanan 11 hrs ago 1152

    menderita depresi sejak direkam dan masuk tivi ya? hehe
    mampir juga ke channel saya ya gan, video2 lucu dan unik
    video credit selalu disertakan terimakasih :)

    Reply
  • Mochammad Daffa
    Mochammad Daffa 15 hrs ago 2402

    paling ini mah cuma buat pembelaan,biar enggak malu2 in TNI

    Reply
  • Winda Surya
    Winda Surya 19 hrs ago 0836

    Terus kalau depresi kenapa?

    Reply
  • Chika Cantik
    Chika Cantik yesterday 1838

    Demi Allah saya bersumpah di Aceh sudah ratusan ribu sipil dibunuh aparat Indonesia, banyak wanita hamil dimutilasi hidup2 janinnya dibakar lalu dimakan atau diumpankan ke anjing, banyak juga wanita yg dibakar dlm tumpukan ban setelah puas disiksa dan diperkosa, bukti banyak divideo saya ... maka terkutuklah saya jika berdusta

    Reply
  • Ghost Hunter
    Ghost Hunter yesterday 1133

    Slalu sj mncari pembenaran... mang ud depresi smu si iJo itu..

    Reply
  • Rama Project
    Rama Project 2 days ago 2631

    kok iso edan mlebu tni, raceto

    Reply
  • Mamat Setiawan
    Mamat Setiawan 4 days ago 0345

    Heran.. knpa orang gila bisa jadi anggota TNI

    Reply
  • Shaikha X31
    Shaikha X31 5 days ago 5823

    kalau punya punyakit miring kenapa bisa masuk ke TN I?

    Reply
  • Gu Gg
    Gu Gg 5 days ago 5326

    Haru

    Reply
  • Peren Chopra
    Peren Chopra 5 days ago 1501

    Alasan aja tu di bilang ngak waras... Nanti juga di bela biar bebas hukum... Taikk lah.. Se andai nya pengadilan sama mati tu tni.. Poliai nya pintar bisa liat yang gila atau ngak gila.. Kalau aja polisi nya melawan hancurr tu tni

    Reply

Add your comment

Your email address will not be published.